Rabu, 11 Desember 2013

6 Tanda Malam Lailatul Qadar

Diantara kita mungkin pernah mendengar tanda-tanda malam lailatul qadar yang telah tersebar di masyarakat luas. Sebagian kaum muslimin awam memiliki beragam khurofat dan keyakinan bathil

seputar tanda-tanda lailatul qadar, diantaranya: pohon sujud, bangunan-bangunan tidur, air tawar berubah asin, anjing-anjing tidak menggonggong, dan beberapa tanda yang jelas bathil dan rusak. Maka dalam masalah ini keyakinan tersebut tidak boleh diyakini kecuali berdasarkan atas dalil, sedangkan tanda-tanda di atas sudah jelas kebathilannya karena tidak adanya dalil baik dari al-Quran ataupun hadist yang mendukungnya.

Lalu bagaimanakah tanda-tanda yang benar berkenaan dengan malam yang mulia ini ? Nabi shallallahu’alaihi wa sallam pernah mengabarkan kita di beberapa sabda beliau tentang tanda-tandanya, yaitu:

1. Udara dan suasana pagi yang tenang
Ibnu Abbas radliyallahu’anhu berkata: Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam bersabda:

“Lailatul qadar adalah malam tentram dan tenang, tidak terlalu panas dan tidak pula terlalu dingin, esok paginya sang surya terbit dengan sinar lemah berwarna merah” (Hadist hasan)

2. Cahaya mentari lemah, cerah tak bersinar kuat keesokannya
Dari Ubay bin Ka’ab radliyallahu’anhu, bahwasanya Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam bersabda:

“Keesokan hari malam lailatul qadar matahari terbit hingga tinggi tanpa sinar bak nampan” (HR Muslim)

3. Terkadang terbawa dalam mimpi
Seperti yang terkadang dialami oleh sebagian sahabat Nabi radliyallahu’anhum

4. Bulan nampak separuh bulatan
Abu Hurairoh radliyallahu’anhu pernah bertutur: Kami pernah berdiskusi tentang lailatul qadar di sisi Rasulullah shallahu’alaihi wa sallam, beliau berkata,

“Siapakah dari kalian yang masih ingat tatkala bulan muncul, yang berukuran separuh nampan.” (HR. Muslim)

5. Malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan)

Sebagaimana sebuah hadits, dari Watsilah bin al-Asqo’ dari Rasulullah shallallahu’alaihi wa sallam:

“Lailatul qadar adalah malam yang terang, tidak panas, tidak dingin, tidak ada awan, tidak hujan, tidak ada angin kencang dan tidak ada yang dilempar pada malam itu dengan bintang (lemparan meteor bagi setan)” (HR. at-Thobroni dalam al-Mu’jam al-Kabir 22/59 dengan sanad hasan)

6. Orang yang beribadah pada malam tersebut merasakan lezatnya ibadah, ketenangan hati dan kenikmatan bermunajat kepada Rabb-nya tidak seperti malam-malam lainnya.
Wallohu a'lam..

Mudah2an bermanfaat..
Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, rabb semesta alam. Shalawat dan salam terlimpah dan tercurah kepada manusia pilihan, Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.
Lailatul Qadar adalah malam yang agung. Malam penuh kemuliaan. Ibadah di dalamnya lebih baik daripada ibadah selama seribu bulan. Siapa yang mendapatkan kemuliaannya sungguh ia manusia beruntung dan dirahmati. Sebaliknya, siapa yang luput dari kebaikan di dalamnya, sungguh ia termasuk manusia buntung dan merugi.
Kemuliaan Lailatul Qadar yang penuh keberkahan dapat dilihat dari pilihan Allah terhadapnya untuk menurunkan kitab terbaik-Nya dan syariat agama-Nya yang paling mulia. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur'an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar." (QS. Al-Qadar: 1-5)
Sesungguhnya Lailatul Qadar tidak seperti malam-malam selainnya. Pahala amal shalih di dalamnya sangat besar. Maka siapa yang diharamkan mendapatkan pahalanya, sungguh  ia tidak mendapatkan kebaikan malam itu. Oleh karenanya, sudah sewajarnya seorang muslim menghidupkan malam tersebut dengan bersungguh-sungguh melakukan ibadah dan ketaatan kepada Allah secara maksimal. Dan menghidupkannya harus didasarkan kepada iman dan berharap pahala kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Disebutkan dalam hadits shahih:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
"Barangsiapa yang menunaikan shalat malam di bulan Ramadan imanan wa ihtisaban (dengan keimanan dan mengharap pahala), diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam redaksi lain,
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

"Barangsiapa yang menunaikan shalat malam di Lailatul Qadar imanan wa ihtisaban (dengan keimanan dan mengharap pahala), diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim)
Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam telah menjelaskan tentang waktu turunnya Lailatul Qadar tersebut. Beliau bersabda,
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَان
"Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh hari terakhir dari Ramadhan." (Muttafaq 'alaih)
Lalu beliau menjelaskan lebih rinci lagi tentang waktunya dalam sabdanya,
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنْ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
"Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir dari Ramadhan." (HR. Al-Bukhari)
Yaitu malam-malam ganjil dari bulan Ramadhan secara hakiki. Yakni malam 21, 23, 25, 27, dan 29. Lalu sebagian ulama merajihkan (menguatkan), Lailatul Qadar berpiindah-pindah dari dari satu malam ke malam ganjil lainnya pada setiap tahunnya. Lailatul Qadar tidak melulu pada satu malam tertentu pada setiap tahunnya.
Imam al-Nawawi rahimahullah berkata: "Ini adalah yang zahir dan terpilih karena bertentangan di antara hadits-hadits shahih dalam masalah itu. tidak ada jalan untuk menjama' (mengompromikan) di antara dalil-dalil tersebut kecuali dengan intiqal (berpindah-pindah)-nya."
Syaikh Abu Malik Kamal dalam Shahih Fiqih Sunnah memberikan catatan terhadap pendapat-pendapat tentang Lailatul Qadar di atas, "Yang jelas, menurutku, Lailatul Qadar terdapat pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir dan berpindah-pindah di malam-malam tersebut. Ia tidak khusus hanya pada malam ke 27 saja. Adapun yang disebutkan oleh Ubay, Lailatul Qadar jatuh pada malam ke 27, ini terjadi dalam suatu tahun dan bukan berarti terjadi pada semua tahun. Buktinya, Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam pernah mendapatinya pada malam ke 21, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits Abu Sa'id Radhiyallahu 'Anhu, Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam berkhutbah kepada mereka seraya mengatakan:
إِنِّي أُرِيتُ لَيْلَةَ الْقَدْرِ وَإِنِّي نَسِيتُهَا أَوْ أُنْسِيتُهَا فَالْتَمِسُوهَا فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ كُلِّ وِتْرٍ وَإِنِّي أُرِيتُ أَنِّي أَسْجُدُ فِي مَاءٍ وَطِينٍ
"Sungguh aku telah diperlihatkan Lailatul Qadar, kemudian terlupakan olehku. Oleh sebab itu, carilah Lailatul Qadar pada sepuluh hari terakhir pada setiap malam ganjilnya. Pada saat itu aku merasa bersujud di air dan lumpur."
Abu Sa'id berkata: "Hujan turun pada malam ke 21, hingga air mengalir menerpa tempat shalat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Seusai shalat aku melihat wajah beliau basah terkena lumpur. (HR. Al- Bukhari dan Muslim)
Demikian kumpulan hadits yang menyinggung tentang masalah Lailatul Qadar. Wallahu A'lam." (Selesai ulasan dari Shahih Fiqih Sunnah: III/202-203)
Syaikh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri dalam Ithaf al-Kiram (Ta'liq atas Bulughul Maram) hal 197, mengatakan, "Pendapat yang paling rajih dan paling kuat dalilnya adalah ia berada pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir. Ia bisa berpindah-pindah, terkadang di malam ke 21, terkadang pada malam ke 23, terkadang pada malam ke 25, terkadang pada malam ke 27, dan terkadang pada malam ke 29. Adapun penetapan terhadap beberapa malam secara pasti, sebagaimana yang terdapat dalam hadits ini (hadits Mu'awiyah bin Abi Sufyan), ia di malam ke 27, dan sebagaimana dalam beberapa hadits lain, ia berada di malam 21 dan 23, maka itu pada tahun tertentu, tidak pada setiap tahun. Tetapi perkiraan orang yang meyakininya itu berlaku selamanya, maka itu pendapat mereka sesuai dengan perkiraan mereka. Dan terjadi perbedaan pendapat yang banyak dalam penetapannya."
Tanda-tanda Lailatul Qadar
Disebutkan juga oleh Syaikh Ibnu 'Utsaimin rahimahullah bahwa Lailatul Qadar memiliki beberapa tanda-tanda yang mengiringinya dan tanda-tanda yang datang kemudian.
Tanda-tanda yang megiringi Lailatul Qadar:
  1. Kuatnya cahaya dan sinar pada malam itu, tanda ini ketika hadir tidak dirasakan kecuali oleh orang yang berada di daratan dan jauh dari cahaya.
  2. Thama'ninah (tenang), maksudnya ketenangan hati dan lapangnya dada seorang mukmin. Dia mendapatkan ketenanangan dan ketentraman serta lega dada pada malam itu lebih banyak dari yang didapatkannya pada malam-malam selainnya.
  3. Angin bertiup tenang, maksudnya tidak bertiup kencang dan gemuruh, bahkan udara pada malam itu terasa sejuk.
  4. Terkadang manusia bisa bermimpi melihat Allah pada malam itu sebagaimana yang dialami sebagian sahabat radliyallah 'anhum.
  5. Orang yang shalat mendapatkan kenikmatan yang lebih dalam shalatnya dibandingkan malam-malam selainnya.
Tanda-tanda yang mengikutinya:
Matahari akan terbit pada pagi harinya tidak membuat silau, sinarnya bersih tidak seperti hari-hari biasa. Hal itu ditunjukkan oleh hadits Ubai bin Ka'b radliyallah 'anhu dia berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam mengabarkan kepada kami: "Matahari terbit pada hari itu tidak membuat silau." (HR. Muslim)          
Penutup
Siapa yang merindukan Lailatul Qadar hendaknya ia bersungguh-sungguh dalam sisa hari Ramadhan ini, khususnya di sepuluh hari terakhirnya. Semoga satu dari sepuluh malam terakhir yang kita hidupkan tersebut adalah Lailatul Qadar. Sehingga kita mendapatkan pahala dan ganjaran yang besar. Selain itu, esungguhan ini adalah bentuk iqtida' (mengikuti dan mencontoh) Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam. kita juga memperbanyak doa dan pengharapan kepada-Nya untuk kebaikan diri kita, keluarga, dan kaum muslimin secara keseluruhan. Amiin!
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/tsaqofah/2013/07/30/26074/tandatanda-malam-lailatul-qadar/#sthash.mU1GMtG4.dpuf
Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, rabb semesta alam. Shalawat dan salam terlimpah dan tercurah kepada manusia pilihan, Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.
Lailatul Qadar adalah malam yang agung. Malam penuh kemuliaan. Ibadah di dalamnya lebih baik daripada ibadah selama seribu bulan. Siapa yang mendapatkan kemuliaannya sungguh ia manusia beruntung dan dirahmati. Sebaliknya, siapa yang luput dari kebaikan di dalamnya, sungguh ia termasuk manusia buntung dan merugi.
Kemuliaan Lailatul Qadar yang penuh keberkahan dapat dilihat dari pilihan Allah terhadapnya untuk menurunkan kitab terbaik-Nya dan syariat agama-Nya yang paling mulia. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur'an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar." (QS. Al-Qadar: 1-5)
Sesungguhnya Lailatul Qadar tidak seperti malam-malam selainnya. Pahala amal shalih di dalamnya sangat besar. Maka siapa yang diharamkan mendapatkan pahalanya, sungguh  ia tidak mendapatkan kebaikan malam itu. Oleh karenanya, sudah sewajarnya seorang muslim menghidupkan malam tersebut dengan bersungguh-sungguh melakukan ibadah dan ketaatan kepada Allah secara maksimal. Dan menghidupkannya harus didasarkan kepada iman dan berharap pahala kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Disebutkan dalam hadits shahih:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
"Barangsiapa yang menunaikan shalat malam di bulan Ramadan imanan wa ihtisaban (dengan keimanan dan mengharap pahala), diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam redaksi lain,
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

"Barangsiapa yang menunaikan shalat malam di Lailatul Qadar imanan wa ihtisaban (dengan keimanan dan mengharap pahala), diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim)
Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam telah menjelaskan tentang waktu turunnya Lailatul Qadar tersebut. Beliau bersabda,
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَان
"Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh hari terakhir dari Ramadhan." (Muttafaq 'alaih)
Lalu beliau menjelaskan lebih rinci lagi tentang waktunya dalam sabdanya,
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنْ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
"Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir dari Ramadhan." (HR. Al-Bukhari)
Yaitu malam-malam ganjil dari bulan Ramadhan secara hakiki. Yakni malam 21, 23, 25, 27, dan 29. Lalu sebagian ulama merajihkan (menguatkan), Lailatul Qadar berpiindah-pindah dari dari satu malam ke malam ganjil lainnya pada setiap tahunnya. Lailatul Qadar tidak melulu pada satu malam tertentu pada setiap tahunnya.
Imam al-Nawawi rahimahullah berkata: "Ini adalah yang zahir dan terpilih karena bertentangan di antara hadits-hadits shahih dalam masalah itu. tidak ada jalan untuk menjama' (mengompromikan) di antara dalil-dalil tersebut kecuali dengan intiqal (berpindah-pindah)-nya."
Syaikh Abu Malik Kamal dalam Shahih Fiqih Sunnah memberikan catatan terhadap pendapat-pendapat tentang Lailatul Qadar di atas, "Yang jelas, menurutku, Lailatul Qadar terdapat pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir dan berpindah-pindah di malam-malam tersebut. Ia tidak khusus hanya pada malam ke 27 saja. Adapun yang disebutkan oleh Ubay, Lailatul Qadar jatuh pada malam ke 27, ini terjadi dalam suatu tahun dan bukan berarti terjadi pada semua tahun. Buktinya, Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam pernah mendapatinya pada malam ke 21, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits Abu Sa'id Radhiyallahu 'Anhu, Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam berkhutbah kepada mereka seraya mengatakan:
إِنِّي أُرِيتُ لَيْلَةَ الْقَدْرِ وَإِنِّي نَسِيتُهَا أَوْ أُنْسِيتُهَا فَالْتَمِسُوهَا فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ كُلِّ وِتْرٍ وَإِنِّي أُرِيتُ أَنِّي أَسْجُدُ فِي مَاءٍ وَطِينٍ
"Sungguh aku telah diperlihatkan Lailatul Qadar, kemudian terlupakan olehku. Oleh sebab itu, carilah Lailatul Qadar pada sepuluh hari terakhir pada setiap malam ganjilnya. Pada saat itu aku merasa bersujud di air dan lumpur."
Abu Sa'id berkata: "Hujan turun pada malam ke 21, hingga air mengalir menerpa tempat shalat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Seusai shalat aku melihat wajah beliau basah terkena lumpur. (HR. Al- Bukhari dan Muslim)
Demikian kumpulan hadits yang menyinggung tentang masalah Lailatul Qadar. Wallahu A'lam." (Selesai ulasan dari Shahih Fiqih Sunnah: III/202-203)
Syaikh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri dalam Ithaf al-Kiram (Ta'liq atas Bulughul Maram) hal 197, mengatakan, "Pendapat yang paling rajih dan paling kuat dalilnya adalah ia berada pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir. Ia bisa berpindah-pindah, terkadang di malam ke 21, terkadang pada malam ke 23, terkadang pada malam ke 25, terkadang pada malam ke 27, dan terkadang pada malam ke 29. Adapun penetapan terhadap beberapa malam secara pasti, sebagaimana yang terdapat dalam hadits ini (hadits Mu'awiyah bin Abi Sufyan), ia di malam ke 27, dan sebagaimana dalam beberapa hadits lain, ia berada di malam 21 dan 23, maka itu pada tahun tertentu, tidak pada setiap tahun. Tetapi perkiraan orang yang meyakininya itu berlaku selamanya, maka itu pendapat mereka sesuai dengan perkiraan mereka. Dan terjadi perbedaan pendapat yang banyak dalam penetapannya."
Tanda-tanda Lailatul Qadar
Disebutkan juga oleh Syaikh Ibnu 'Utsaimin rahimahullah bahwa Lailatul Qadar memiliki beberapa tanda-tanda yang mengiringinya dan tanda-tanda yang datang kemudian.
Tanda-tanda yang megiringi Lailatul Qadar:
  1. Kuatnya cahaya dan sinar pada malam itu, tanda ini ketika hadir tidak dirasakan kecuali oleh orang yang berada di daratan dan jauh dari cahaya.
  2. Thama'ninah (tenang), maksudnya ketenangan hati dan lapangnya dada seorang mukmin. Dia mendapatkan ketenanangan dan ketentraman serta lega dada pada malam itu lebih banyak dari yang didapatkannya pada malam-malam selainnya.
  3. Angin bertiup tenang, maksudnya tidak bertiup kencang dan gemuruh, bahkan udara pada malam itu terasa sejuk.
  4. Terkadang manusia bisa bermimpi melihat Allah pada malam itu sebagaimana yang dialami sebagian sahabat radliyallah 'anhum.
  5. Orang yang shalat mendapatkan kenikmatan yang lebih dalam shalatnya dibandingkan malam-malam selainnya.
Tanda-tanda yang mengikutinya:
Matahari akan terbit pada pagi harinya tidak membuat silau, sinarnya bersih tidak seperti hari-hari biasa. Hal itu ditunjukkan oleh hadits Ubai bin Ka'b radliyallah 'anhu dia berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam mengabarkan kepada kami: "Matahari terbit pada hari itu tidak membuat silau." (HR. Muslim)          
Penutup
Siapa yang merindukan Lailatul Qadar hendaknya ia bersungguh-sungguh dalam sisa hari Ramadhan ini, khususnya di sepuluh hari terakhirnya. Semoga satu dari sepuluh malam terakhir yang kita hidupkan tersebut adalah Lailatul Qadar. Sehingga kita mendapatkan pahala dan ganjaran yang besar. Selain itu, esungguhan ini adalah bentuk iqtida' (mengikuti dan mencontoh) Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam. kita juga memperbanyak doa dan pengharapan kepada-Nya untuk kebaikan diri kita, keluarga, dan kaum muslimin secara keseluruhan. Amiin!
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/tsaqofah/2013/07/30/26074/tandatanda-malam-lailatul-qadar/#sthash.mU1GMtG4.dpuf
Al-Hamdulillah, segala puji milik Allah, rabb semesta alam. Shalawat dan salam terlimpah dan tercurah kepada manusia pilihan, Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam, keluarga dan para sahabatnya.
Lailatul Qadar adalah malam yang agung. Malam penuh kemuliaan. Ibadah di dalamnya lebih baik daripada ibadah selama seribu bulan. Siapa yang mendapatkan kemuliaannya sungguh ia manusia beruntung dan dirahmati. Sebaliknya, siapa yang luput dari kebaikan di dalamnya, sungguh ia termasuk manusia buntung dan merugi.
Kemuliaan Lailatul Qadar yang penuh keberkahan dapat dilihat dari pilihan Allah terhadapnya untuk menurunkan kitab terbaik-Nya dan syariat agama-Nya yang paling mulia. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ وَمَا أَدْرَاكَ مَا لَيْلَةُ الْقَدْرِ لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ تَنَزَّلُ الْمَلَائِكَةُ وَالرُّوحُ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ مِنْ كُلِّ أَمْرٍ سَلَامٌ هِيَ حَتَّى مَطْلَعِ الْفَجْرِ

"Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Qur'an) pada malam kemuliaan. Dan tahukah kamu apakah malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.Pada malam itu turun malaikat-malaikat dan malaikat Jibril dengan izin Tuhannya untuk mengatur segala urusan. Malam itu (penuh) kesejahteraan sampai terbit fajar." (QS. Al-Qadar: 1-5)
Sesungguhnya Lailatul Qadar tidak seperti malam-malam selainnya. Pahala amal shalih di dalamnya sangat besar. Maka siapa yang diharamkan mendapatkan pahalanya, sungguh  ia tidak mendapatkan kebaikan malam itu. Oleh karenanya, sudah sewajarnya seorang muslim menghidupkan malam tersebut dengan bersungguh-sungguh melakukan ibadah dan ketaatan kepada Allah secara maksimal. Dan menghidupkannya harus didasarkan kepada iman dan berharap pahala kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Disebutkan dalam hadits shahih:
مَنْ قَامَ رَمَضَانَ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ
"Barangsiapa yang menunaikan shalat malam di bulan Ramadan imanan wa ihtisaban (dengan keimanan dan mengharap pahala), diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim)
Dalam redaksi lain,
مَنْ قَامَ لَيْلَةَ الْقَدْرِ إِيمَانًا وَاحْتِسَابًا غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ

"Barangsiapa yang menunaikan shalat malam di Lailatul Qadar imanan wa ihtisaban (dengan keimanan dan mengharap pahala), diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari dan Muslim)
Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam telah menjelaskan tentang waktu turunnya Lailatul Qadar tersebut. Beliau bersabda,
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَان
"Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh hari terakhir dari Ramadhan." (Muttafaq 'alaih)
Lalu beliau menjelaskan lebih rinci lagi tentang waktunya dalam sabdanya,
تَحَرَّوْا لَيْلَةَ الْقَدْرِ فِي الْوِتْرِ مِنْ الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ رَمَضَانَ
"Carilah Lailatul Qadar pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir dari Ramadhan." (HR. Al-Bukhari)
Yaitu malam-malam ganjil dari bulan Ramadhan secara hakiki. Yakni malam 21, 23, 25, 27, dan 29. Lalu sebagian ulama merajihkan (menguatkan), Lailatul Qadar berpiindah-pindah dari dari satu malam ke malam ganjil lainnya pada setiap tahunnya. Lailatul Qadar tidak melulu pada satu malam tertentu pada setiap tahunnya.
Imam al-Nawawi rahimahullah berkata: "Ini adalah yang zahir dan terpilih karena bertentangan di antara hadits-hadits shahih dalam masalah itu. tidak ada jalan untuk menjama' (mengompromikan) di antara dalil-dalil tersebut kecuali dengan intiqal (berpindah-pindah)-nya."
Syaikh Abu Malik Kamal dalam Shahih Fiqih Sunnah memberikan catatan terhadap pendapat-pendapat tentang Lailatul Qadar di atas, "Yang jelas, menurutku, Lailatul Qadar terdapat pada malam-malam ganjil di sepuluh malam terakhir dan berpindah-pindah di malam-malam tersebut. Ia tidak khusus hanya pada malam ke 27 saja. Adapun yang disebutkan oleh Ubay, Lailatul Qadar jatuh pada malam ke 27, ini terjadi dalam suatu tahun dan bukan berarti terjadi pada semua tahun. Buktinya, Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam pernah mendapatinya pada malam ke 21, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits Abu Sa'id Radhiyallahu 'Anhu, Nabi Shallallahu 'Alaihi Wasallam berkhutbah kepada mereka seraya mengatakan:
إِنِّي أُرِيتُ لَيْلَةَ الْقَدْرِ وَإِنِّي نَسِيتُهَا أَوْ أُنْسِيتُهَا فَالْتَمِسُوهَا فِي الْعَشْرِ الْأَوَاخِرِ مِنْ كُلِّ وِتْرٍ وَإِنِّي أُرِيتُ أَنِّي أَسْجُدُ فِي مَاءٍ وَطِينٍ
"Sungguh aku telah diperlihatkan Lailatul Qadar, kemudian terlupakan olehku. Oleh sebab itu, carilah Lailatul Qadar pada sepuluh hari terakhir pada setiap malam ganjilnya. Pada saat itu aku merasa bersujud di air dan lumpur."
Abu Sa'id berkata: "Hujan turun pada malam ke 21, hingga air mengalir menerpa tempat shalat Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam. Seusai shalat aku melihat wajah beliau basah terkena lumpur. (HR. Al- Bukhari dan Muslim)
Demikian kumpulan hadits yang menyinggung tentang masalah Lailatul Qadar. Wallahu A'lam." (Selesai ulasan dari Shahih Fiqih Sunnah: III/202-203)
Syaikh Shafiyyurrahman Al-Mubarakfuri dalam Ithaf al-Kiram (Ta'liq atas Bulughul Maram) hal 197, mengatakan, "Pendapat yang paling rajih dan paling kuat dalilnya adalah ia berada pada malam ganjil di sepuluh hari terakhir. Ia bisa berpindah-pindah, terkadang di malam ke 21, terkadang pada malam ke 23, terkadang pada malam ke 25, terkadang pada malam ke 27, dan terkadang pada malam ke 29. Adapun penetapan terhadap beberapa malam secara pasti, sebagaimana yang terdapat dalam hadits ini (hadits Mu'awiyah bin Abi Sufyan), ia di malam ke 27, dan sebagaimana dalam beberapa hadits lain, ia berada di malam 21 dan 23, maka itu pada tahun tertentu, tidak pada setiap tahun. Tetapi perkiraan orang yang meyakininya itu berlaku selamanya, maka itu pendapat mereka sesuai dengan perkiraan mereka. Dan terjadi perbedaan pendapat yang banyak dalam penetapannya."
Tanda-tanda Lailatul Qadar
Disebutkan juga oleh Syaikh Ibnu 'Utsaimin rahimahullah bahwa Lailatul Qadar memiliki beberapa tanda-tanda yang mengiringinya dan tanda-tanda yang datang kemudian.
Tanda-tanda yang megiringi Lailatul Qadar:
  1. Kuatnya cahaya dan sinar pada malam itu, tanda ini ketika hadir tidak dirasakan kecuali oleh orang yang berada di daratan dan jauh dari cahaya.
  2. Thama'ninah (tenang), maksudnya ketenangan hati dan lapangnya dada seorang mukmin. Dia mendapatkan ketenanangan dan ketentraman serta lega dada pada malam itu lebih banyak dari yang didapatkannya pada malam-malam selainnya.
  3. Angin bertiup tenang, maksudnya tidak bertiup kencang dan gemuruh, bahkan udara pada malam itu terasa sejuk.
  4. Terkadang manusia bisa bermimpi melihat Allah pada malam itu sebagaimana yang dialami sebagian sahabat radliyallah 'anhum.
  5. Orang yang shalat mendapatkan kenikmatan yang lebih dalam shalatnya dibandingkan malam-malam selainnya.
Tanda-tanda yang mengikutinya:
Matahari akan terbit pada pagi harinya tidak membuat silau, sinarnya bersih tidak seperti hari-hari biasa. Hal itu ditunjukkan oleh hadits Ubai bin Ka'b radliyallah 'anhu dia berkata: Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam mengabarkan kepada kami: "Matahari terbit pada hari itu tidak membuat silau." (HR. Muslim)          
Penutup
Siapa yang merindukan Lailatul Qadar hendaknya ia bersungguh-sungguh dalam sisa hari Ramadhan ini, khususnya di sepuluh hari terakhirnya. Semoga satu dari sepuluh malam terakhir yang kita hidupkan tersebut adalah Lailatul Qadar. Sehingga kita mendapatkan pahala dan ganjaran yang besar. Selain itu, esungguhan ini adalah bentuk iqtida' (mengikuti dan mencontoh) Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi Wasallam. kita juga memperbanyak doa dan pengharapan kepada-Nya untuk kebaikan diri kita, keluarga, dan kaum muslimin secara keseluruhan. Amiin!
- See more at: http://www.voa-islam.com/read/tsaqofah/2013/07/30/26074/tandatanda-malam-lailatul-qadar/#sthash.mU1GMtG4.dpuf

20 Pemain Sepakbola Dunia yang Beragama Islam


mesutOzilSepakbola dunia ternyata memiliki keragaman yang luar biasa, salah satunya dalam bidang agama. Di dunia sepak bola ternyata cukup banyak juga pemain-pemain yang beragama islam. Pesepakbola beragam muslim di kompetisi berbagai liga di dunia bisa dibilang sebuah fenomena karena jumlah mereka yang minoritas. Tak heran jika masalah ini cukup menarik untuk dibahas. Berikut kita bahas bersama.
1. Samir Nasri
Gelandang Manchester City ini memiliki kebiasaan membaca surat Alfatihah sebelum memulai pertandingan. Hal ini dilakukannya saat membela klub maupun Timnas Prancis.
2. Mesut Ozil
Pemain gelandang kreatif Real Madrid dan timnas Der Panzer Jerman keturunan Turki ini, berkomitmen menjalankan perintah agama sepanjang waktu. Pemain Muslim yang berprestasi hebat kelahiran 15 Oktober 1988 ini dikenal sebagai pemain bola yang biasa membaca Al-Qur’an. Ketika memasuki bulan Ramadhan, ia rutin berdoa dan membaca Al-Qur’an. Bahkan sesibuk apapun kegiatannya bersama Real Madrid, Ozil selalu berusaha untuk membaca beberapa ayat Al-Qur’an.
3. Thierry Henry
Striker New York Red Bulls ini, seringkali melakukan sujud mencium lapangan seperti sujud syukur sebagai selebrasi usai mencetak gol ke jala lawan. Hal itu dilakukannya sebagai sebagai tanda syukur atas capaian membawa timnya meraih kemenangan atau prestasi. Dalam episode wawancaranya yang disiarkan Al Jazeerra, Henry menegaskan keislamannya. Mantan bomber Arsenal dan Timnas Prancis ini menyangkal kalau Islam terkait gerakan terorisme.
4. Kolo Toure
Pemain timnas Pantai Gading ini merasa kehidupannya di Manchester semakin nyaman ketika mantan punggawa Barcelona sekaligus sang adik, Yaya Toure, ikut bergabung ke klub yang berjuluk the Citizens. Kolo Toure termasuk pemain sepak bola Muslim yang shaleh. Bahkan, ketika masih membela Arsenal, ia termasuk salah satu guru mengaji. Kini, ketika ia hijrah ke Manchester City, Toure masih bolak-balik Manchester-London demi melanjutkan pengajarannya. Siapa yang menyangka, di balik kegarangannya di lapangan, Toure adalah sosok yang lembut dan penuh pengabdian terhadap Islam. Kendati begitu, Kolo tidak memungkiri ia sering bolong dalam menunaikan puasa Ramadhan ketika timnya bertanding. Latihan berat yang dijalani City memaksa punggawa Pantai Gading itu membatalkan puasanya. Namun, ia selalu mengganti puasa Ramadhan di lain hari. “Itu adalah konsekuensi sebagai seorang Muslim,” kata dia.
5. Yaya Toure
Yaya Toure menjadi bintang Manchester City saat mencetak dua gol ke gawang Newcastle United. Tapi dalam pesta perayaan, ia menolak menerima sebotol besar champagne saat pesta kemenangan di ruang ganti. “Maaf! Saya tidak minum alkohol. Saya Muslim,” ujar Yaya Toure seraya menyerahkan botol besar champagne ke Joleon Lescott, rekannya. Saat masih di Barcelona, Yaya Toure adalah imam bagi dua rekannya. Eric Abidal dan Seydou Keita. Ketiganya selalu menyampatkan diri shalat berjamaah, dan Toure dianggap memiliki pengetahuan keagamaan yang lebih dibanding Abidal dan Keita. Yaya Toure ini merupakan adik dari Kolo Toure.
6. Eric Abidal
Setelah memutuskan memeluk agama Islam atau menjadi mualaf, Eric Abidal menambahkan nama ‘Bilal’ di tengah namanya. Punggawa Tim nasional Prancis itu terus berupaya menjadi Muslim taat pasca mengucapkan dua kalimat syahadat. Pemain belakang asal klub Barcelona ini gemar sekali membaca beberapa ayat Alquran sebelum berlaga. Di setiap sesi latihan klub, Abidal tidak pernah melupakan untuk membawa tas kecil berisi Alquran mini.
7. Karim Benzema
Striker Real Madrid ini memiliki kemiripan dengan seniornya, Zinedine Zidane, yang berdarah Aljazair. Benzema mengaku beruntung membela Los Blancos. Alasannya ketika Madrid menjalani kompetisi di bulan Ramadhan, dia tidak sendirian menjalani puasa. Kalau sebelumnya dia bersama Mahmadou Diarra dan Lassana Diarra –yang beragama Islam– puasa bersama. Sekarang Benzema ditemani Mesut Ozil dan Sami Khedira yang merupakan Pemain Sepak Bola Muslim.
8. Nicolas Anelka
Ketika Klub Chelsea masih dibesut Andres Villas Boas, sang pelatih menyuruh pemain yang sedang puasa untuk tetap berada di meja makan. Anelka dan pemain Muslim the Blues lainnya hanya bisa melihat rekan-rekannya makan dengan lahap. Meski begitu, dia tidak tergerak untuk membatalkan puasa. “Walau iri, saya tetap harus berpuasa,” tegas punggawa Timnas Prancis itu. Anelka memeluk agama Islam pada 2004.
9. Frederick Kanoute
Pada 2007 lalu, Frederick Kanoute secara tegas menolak mengenakan kostum Sevilla karena disponsori sebuah rumah judi. Tetapi Karena dipaksa oleh manajemen Sevilla dan tuntutan professionalismenya , Kanoute menyisati dengan menutup sponsor itu dengan lakban hitam. Frederick Kanoute juga dikenal sebagai pesepakbola yang ringan tangan. Kanoute pernah mengeluarkan uang dari saku pribadinya sebesar 700 ribu dolar AS (sekitar Rp 6,3 miliar) untuk menyelamatkan sebuah masjid di Kota Sevilla lantaran mau ditutup dan diubah fungsinya. Salah satu aksi pemain depan gaek asal Timnas Mali yang mengundang kontroversi adalah, ketika ia melakukan selebrasi usai mencetak gol ke gawang Deportivo La Coruna di Copa del Rey. Kala itu, Kanoute menunjukkan kaus dalam yang bertuliskan ‘Palestina’ dalam huruf negara-negara dunia.
10. Franck Ribery
“Islam adalah sumber kekuatan saya di dalam dan di luar lapangan sepak bola. Saya mengalami kehidupan yang cukup keras dan saya harus menemukan sesuatu yang membawa saya pada keselamatan dan saya menemukan Islam,” ungkap Pemain Bayern Munchen ini saat ditanya perihal agama yang dianutnya. Franck Riberry menjadi mualaf setelah menikahi seorang gadis Prancis keturunan Maroko. Ia pun menambahkan nama ‘Bilal’ di tengah namanya. Menjadi Muslim, Ribery menerapkan ajaran Muhammad SAW itu dalam kehidupan sehari-harinya. “Saya ini orang yang sederhana dan simpel saja,” selorohnya.
11. Sulley Muntari
Nama asli pemain Timnas Ghana ini adalah Sulleyman Ali Muntari yang merujuk pada nama Nabi Sulaiman AS. Gelandang Kub Inter Milan yang kini dipinjamkan ke AC Milan itu beberapa kali kerap merayakan gol dengan sujud syukur. Hal ini mengundang reaksi positif dari komunitas Muslim di Italia. Banyak yang berkata, Muntari menunjukkan dalam kebahagiaan setinggi apa pun (dalam hal ini mencetak gol), seorang Muslim tetap menunjukkan kerendahannya di depan Allah dengan bersujud).
12. Pappis Cisse
Penyerang asal Senegal yang sedang naik daun ini adalah seorang Muslim yang taat. Bersama rekannya di Newcastle United Demba Ba, dan Hatem Ben Arfa, Cisse kerap melakukan selebrasi kemenangan dengan melakukan sujud syukur. Kabar baiknya, pelatih the Magpies, Alan Pardew mengaku berencana menyediakan mushala di stadion Sports Direct Arena.
13. Zinedine Zidane
Pemain yang bernama lengkap Zinedine Yazid Zidane merupakan Berbagai klub terkenal pernah dia bela seperti Juventus dan Real Madrid. Bahkan dirinya yang mengantarkan Perancis menjadi Juara Piala Dunia pada tahun 1998. Zidane salah satu pemain sepak bola terbaik dunia.
14. Ibrahim Afellay
Pemain berwajah arab ini pernah memperkuat Barcelona, dan menjadi salah satu pemain yang dianggap berbakat dalam persepakbolaan Belanda. Ia pernah memperoleh penghargaan sebagai pemain terbaik Liga Belanda tahun 2007/2008. Ibrahim Afellay terpilih sebagai “Moslim van het jaar” atau Muslim Tauladan di belanda. Affelay saat ini bermain di FC Barcelona dan andalan timnas Belanda masa depan.
15. Lassana Diarra
Dia berasal dari prancis, dan kini memperkuat club besar yaitu Real Madrid. Dia berperan sebagai gelandang bertahan. Dia memiliki postur tubuh yang cukup bagus.
16. Hatem Ben Arfa
Pemain yang berasal dari prancis namun keturunan Tunisia ini salah satu pemain eropa yang memeluk agama Islam. Dia pernah bermain di Marseille namun saat ini Hatem memperkuat Newcastle. United.
17. Nuri Sahin
Pemain muslim keturunan Turki yang memperkuat Real Madrid ini pernah merumput di Bundesliga memperkuat Stutgart. Pemain kelahiran 5 September 1988 ini mengaku berasal dari keluarga yang taat beragama, dia mengatakan “Sejak kecil kami sudah dibiasakan menjalankan kewajiban agama termasuk puasa Ramadhan”, sehingga sudah terbiasa menunaikan ibadah puasa meski kompetisi bergulir di bulan Ramadhan.
18. Hamit Altintop
Pemain yang memperkuat Real Madrid ini berdarah Turki namun lahir di Jerman lahir 8 Desember 1982 di Gelsenkirchen. Dia mempunyai saudara kembar yang sama-sama pemain sepakbola profesional yang bernama Halil Altintop. Bedanya, jika Halil murni sebagai striker, sedangkan Hamit dikenal sebagai gelandang subur, dan bisa bermain sebagai bek maupun lini depan, dia juga memiliki tendangan jarak jauh yang luar biasa.
19. Sami Khedira
Sami Khedira salah satu pemain Real Madrid dan German yang beragama islam sejak ia lahir. Dia merupakan keturunan Tunisia, namun dia memperkuat timnas German. Dia memiliki kepribadian yang sopan dan santun. Dia menjadi andalan di lini tengah Real Madrid.
20. Robin Van Persie
Dia memperkuat Arsenal sebagai striker produktif yang sedang naik daun. Pemain keturunan Maroko yang membela Timnas Belanda ini kabarnya beragama Islam. Pemain ini masuk islam setelah menikah dengan wanita asal Maroko yang beragama Islam.

sumber: http://kisahislami.com/20-pemain-sepakbola-dunia-yang-beragama-islam/

Adnan Januzaj - Pemain Muslimnya Manchester United

Namanya adalah Adnan Januzaj, seorang atlet sepak bola berkebangsaan Belgia-Kosovo. Ia bermain untuk klub peraih jawara Liga Primer Inggris sebanyak 19 kali, Manchester United. Talenta berbakat yang dilahirkan di Brussels, Belgia pada tanggal 05.02.1995 silam menarik minat sang maestro The Theatre of Dream Sir Alexander Chapman Ferguson untuk menjadi pemain United di reserves team (tim cadangan) dengan gaji sekitar 200 ribu dollar tiap musimnya. Ia dikontrak oleh MU tahun 2011 dari Anderlecht, klub di Liga Belgia.  Pemain muslim yang digadang-gadang bakal jadi suksesor dari pemilik tendangan pisang, yang kini bermain untuk klub MLS, David Joseph Beckham ini telah mendatangani kontrak dengan United hingga 30 Juni 2015, meskipun ia baru berada di tim reserves, namun ia memiliki bakat luar biasa, ini dia videonya. Pertama kalinya ia menceploskan gol, adalah saat Manchester United U18 bertemu mantan klub dari Nick Powell, Crewe Alexandra. Dan ini adalah video dari MU saat berjumpa Torquay dalam ajang FA Youth Cup, klik disini.


Januzaj kecil sudah bermain untuk klub profesional Belgia, RSC Anderlecht, saat itu ia baru berumur 10 tahun, dengan bakat yang ia punya semoga saja ia masuk timnas Belgia berdampingan dengan Eden Hazard dan Vincent Kompany untuk membela negaranya dalam ajang Inernasional, kini usianya menginjak 17 tahun, namun ia masih belum dipanggil oleh Georges Leekens - pelatih timnas sepakbola Belgia, mengingat masih minimnya pengalaman di ajang Internasional.


sumber: http://gryxs.blogspot.com/2012/07/adnan-januzaj-pemain-muslimnya.html
Nama Lengkap: Adnan Januza Alias: No Alias Profesi: Pemain Sepak Bola Tanggal Lahir: 05 Februari 1995 Tempat Lahir: Brussels, Belgia Kewarganegaraan: Belgia Tinggi Badan: 180 centimeter Posisi bermain: Gelandang Serang Biografi Adnan Januzaj lahir pada 5 Februari 1995 adalah pemain sepak bola profesional yang bermain untuk Manchester United sebagai gelandang tengah. Januzaj lahir di Brussels, Belgia dari pasangan Kosovo-Albania. Saat berusia 10 tahun, ia menandatangani kontrak untuk klub Belgia, Anderlecht. Pada 2011 ia meninggalkan Anderlecht untuk bergabung dengan Manchester United, saat itu ia baru berusia 16 tahun. Pihak MU tertarik dengan Januzaj setelah melihat penampilannya yang mengesankan dalam sesi skill di Brussels. Menjelang akhir musim 2012-13, manajer Manchester United Sir Alex Ferguson memberinya nomor 44 di tim utama, meski ia tidak pernah dimainkan sampai Sir Alex Ferguson pensiun. Dia kemudian pergi ke West Bromwich Albion. Januzaj telah memenangkan Denzil Haroun Subtitution Team Player of the Year 2013, saat berusia 18 tahun. Ia bergabung dengan skuad tim utama pada 2013-14 saat laga pra musim, dan berhasil mencetak gol. Januzaj juga terlibat dalam pertandingan testimonial Rio Ferdinand namun United kalah 3-1 dari Sevilla. Namun, ia memenangkan penghargaan Man of the Match saat ia membuat assist untuk gol tunggal United. Pada 11 Agustus 2013 Januzaj memulai debut untuk Manchester United melawan Wigan Athletic di FA Community Shield 2013 setelah masuk menggantikan Robin van Persie. Dia membuat debut lagi di Liga Premier sebulan kemudian, datang sebagai pengganti di menit 68 untuk Ashley Young dalam kemenangan kandang 2-0 atas Crystal Palace pada tanggal 14 September. Pada tanggal 5 Oktober 2013 saat menjadi starter pertama untuk klub di Premier League, Januzaj mencetak dua gol saat United mengejar ketertinggalan dan mengunci kemenangan 2-1 atas Sunderland dan mendapat penghargaan Man of Match. Pada Juni 2013, Marc Van Geersom, mantan pelatih Belgia U-18 dan U-19, menyatakan bahwa Januzaj telah beberapa kali menolak panggilan dari timnas Belgia, karena ia lebih suka bermain untuk Albania. Pelatih Albania, Gianni De Biasi menyatakan bahwa Januzaj adalah bakat besar, ia dan federasi Albania sedang menunggu saat yang tepat untuk berbicara dengannya dan mempersiapkan dia untuk bergabung dengan timnas Albania.

Read more at http://uniqpost.com/profil/adnan-januz
Nama Lengkap: Adnan Januza Alias: No Alias Profesi: Pemain Sepak Bola Tanggal Lahir: 05 Februari 1995 Tempat Lahir: Brussels, Belgia Kewarganegaraan: Belgia Tinggi Badan: 180 centimeter Posisi bermain: Gelandang Serang Biografi Adnan Januzaj lahir pada 5 Februari 1995 adalah pemain sepak bola profesional yang bermain untuk Manchester United sebagai gelandang tengah. Januzaj lahir di Brussels, Belgia dari pasangan Kosovo-Albania. Saat berusia 10 tahun, ia menandatangani kontrak untuk klub Belgia, Anderlecht. Pada 2011 ia meninggalkan Anderlecht untuk bergabung dengan Manchester United, saat itu ia baru berusia 16 tahun. Pihak MU tertarik dengan Januzaj setelah melihat penampilannya yang mengesankan dalam sesi skill di Brussels. Menjelang akhir musim 2012-13, manajer Manchester United Sir Alex Ferguson memberinya nomor 44 di tim utama, meski ia tidak pernah dimainkan sampai Sir Alex Ferguson pensiun. Dia kemudian pergi ke West Bromwich Albion. Januzaj telah memenangkan Denzil Haroun Subtitution Team Player of the Year 2013, saat berusia 18 tahun. Ia bergabung dengan skuad tim utama pada 2013-14 saat laga pra musim, dan berhasil mencetak gol. Januzaj juga terlibat dalam pertandingan testimonial Rio Ferdinand namun United kalah 3-1 dari Sevilla. Namun, ia memenangkan penghargaan Man of the Match saat ia membuat assist untuk gol tunggal United. Pada 11 Agustus 2013 Januzaj memulai debut untuk Manchester United melawan Wigan Athletic di FA Community Shield 2013 setelah masuk menggantikan Robin van Persie. Dia membuat debut lagi di Liga Premier sebulan kemudian, datang sebagai pengganti di menit 68 untuk Ashley Young dalam kemenangan kandang 2-0 atas Crystal Palace pada tanggal 14 September. Pada tanggal 5 Oktober 2013 saat menjadi starter pertama untuk klub di Premier League, Januzaj mencetak dua gol saat United mengejar ketertinggalan dan mengunci kemenangan 2-1 atas Sunderland dan mendapat penghargaan Man of Match. Pada Juni 2013, Marc Van Geersom, mantan pelatih Belgia U-18 dan U-19, menyatakan bahwa Januzaj telah beberapa kali menolak panggilan dari timnas Belgia, karena ia lebih suka bermain untuk Albania. Pelatih Albania, Gianni De Biasi menyatakan bahwa Januzaj adalah bakat besar, ia dan federasi Albania sedang menunggu saat yang tepat untuk berbicara dengannya dan mempersiapkan dia untuk bergabung dengan timnas Albania.

Read more at http://uniqpost.com/profil/adnan-januzaj/
Nama Lengkap: Adnan Januza Alias: No Alias Profesi: Pemain Sepak Bola Tanggal Lahir: 05 Februari 1995 Tempat Lahir: Brussels, Belgia Kewarganegaraan: Belgia Tinggi Badan: 180 centimeter Posisi bermain: Gelandang Serang Biografi Adnan Januzaj lahir pada 5 Februari 1995 adalah pemain sepak bola profesional yang bermain untuk Manchester United sebagai gelandang tengah. Januzaj lahir di Brussels, Belgia dari pasangan Kosovo-Albania. Saat berusia 10 tahun, ia menandatangani kontrak untuk klub Belgia, Anderlecht. Pada 2011 ia meninggalkan Anderlecht untuk bergabung dengan Manchester United, saat itu ia baru berusia 16 tahun. Pihak MU tertarik dengan Januzaj setelah melihat penampilannya yang mengesankan dalam sesi skill di Brussels. Menjelang akhir musim 2012-13, manajer Manchester United Sir Alex Ferguson memberinya nomor 44 di tim utama, meski ia tidak pernah dimainkan sampai Sir Alex Ferguson pensiun. Dia kemudian pergi ke West Bromwich Albion. Januzaj telah memenangkan Denzil Haroun Subtitution Team Player of the Year 2013, saat berusia 18 tahun. Ia bergabung dengan skuad tim utama pada 2013-14 saat laga pra musim, dan berhasil mencetak gol. Januzaj juga terlibat dalam pertandingan testimonial Rio Ferdinand namun United kalah 3-1 dari Sevilla. Namun, ia memenangkan penghargaan Man of the Match saat ia membuat assist untuk gol tunggal United. Pada 11 Agustus 2013 Januzaj memulai debut untuk Manchester United melawan Wigan Athletic di FA Community Shield 2013 setelah masuk menggantikan Robin van Persie. Dia membuat debut lagi di Liga Premier sebulan kemudian, datang sebagai pengganti di menit 68 untuk Ashley Young dalam kemenangan kandang 2-0 atas Crystal Palace pada tanggal 14 September. Pada tanggal 5 Oktober 2013 saat menjadi starter pertama untuk klub di Premier League, Januzaj mencetak dua gol saat United mengejar ketertinggalan dan mengunci kemenangan 2-1 atas Sunderland dan mendapat penghargaan Man of Match. Pada Juni 2013, Marc Van Geersom, mantan pelatih Belgia U-18 dan U-19, menyatakan bahwa Januzaj telah beberapa kali menolak panggilan dari timnas Belgia, karena ia lebih suka bermain untuk Albania. Pelatih Albania, Gianni De Biasi menyatakan bahwa Januzaj adalah bakat besar, ia dan federasi Albania sedang menunggu saat yang tepat untuk berbicara dengannya dan mempersiapkan dia untuk bergabung dengan timnas Albania.

Read more at http://uniqpost.com/profil/adnan-januzaj/
Nama Lengkap: Adnan Januza Alias: No Alias Profesi: Pemain Sepak Bola Tanggal Lahir: 05 Februari 1995 Tempat Lahir: Brussels, Belgia Kewarganegaraan: Belgia Tinggi Badan: 180 centimeter Posisi bermain: Gelandang Serang Biografi Adnan Januzaj lahir pada 5 Februari 1995 adalah pemain sepak bola profesional yang bermain untuk Manchester United sebagai gelandang tengah. Januzaj lahir di Brussels, Belgia dari pasangan Kosovo-Albania. Saat berusia 10 tahun, ia menandatangani kontrak untuk klub Belgia, Anderlecht. Pada 2011 ia meninggalkan Anderlecht untuk bergabung dengan Manchester United, saat itu ia baru berusia 16 tahun. Pihak MU tertarik dengan Januzaj setelah melihat penampilannya yang mengesankan dalam sesi skill di Brussels. Menjelang akhir musim 2012-13, manajer Manchester United Sir Alex Ferguson memberinya nomor 44 di tim utama, meski ia tidak pernah dimainkan sampai Sir Alex Ferguson pensiun. Dia kemudian pergi ke West Bromwich Albion. Januzaj telah memenangkan Denzil Haroun Subtitution Team Player of the Year 2013, saat berusia 18 tahun. Ia bergabung dengan skuad tim utama pada 2013-14 saat laga pra musim, dan berhasil mencetak gol. Januzaj juga terlibat dalam pertandingan testimonial Rio Ferdinand namun United kalah 3-1 dari Sevilla. Namun, ia memenangkan penghargaan Man of the Match saat ia membuat assist untuk gol tunggal United. Pada 11 Agustus 2013 Januzaj memulai debut untuk Manchester United melawan Wigan Athletic di FA Community Shield 2013 setelah masuk menggantikan Robin van Persie. Dia membuat debut lagi di Liga Premier sebulan kemudian, datang sebagai pengganti di menit 68 untuk Ashley Young dalam kemenangan kandang 2-0 atas Crystal Palace pada tanggal 14 September. Pada tanggal 5 Oktober 2013 saat menjadi starter pertama untuk klub di Premier League, Januzaj mencetak dua gol saat United mengejar ketertinggalan dan mengunci kemenangan 2-1 atas Sunderland dan mendapat penghargaan Man of Match. Pada Juni 2013, Marc Van Geersom, mantan pelatih Belgia U-18 dan U-19, menyatakan bahwa Januzaj telah beberapa kali menolak panggilan dari timnas Belgia, karena ia lebih suka bermain untuk Albania. Pelatih Albania, Gianni De Biasi menyatakan bahwa Januzaj adalah bakat besar, ia dan federasi Albania sedang menunggu saat yang tepat untuk berbicara dengannya dan mempersiapkan dia untuk bergabung dengan timnas Albania.

Read more at http://uniqpost.com/profil/adnan-januzaj/a
Nama Lengkap: Adnan Januza Alias: No Alias Profesi: Pemain Sepak Bola Tanggal Lahir: 05 Februari 1995 Tempat Lahir: Brussels, Belgia Kewarganegaraan: Belgia Tinggi Badan: 180 centimeter Posisi bermain: Gelandang Serang Biografi Adnan Januzaj lahir pada 5 Februari 1995 adalah pemain sepak bola profesional yang bermain untuk Manchester United sebagai gelandang tengah. Januzaj lahir di Brussels, Belgia dari pasangan Kosovo-Albania. Saat berusia 10 tahun, ia menandatangani kontrak untuk klub Belgia, Anderlecht. Pada 2011 ia meninggalkan Anderlecht untuk bergabung dengan Manchester United, saat itu ia baru berusia 16 tahun. Pihak MU tertarik dengan Januzaj setelah melihat penampilannya yang mengesankan dalam sesi skill di Brussels. Menjelang akhir musim 2012-13, manajer Manchester United Sir Alex Ferguson memberinya nomor 44 di tim utama, meski ia tidak pernah dimainkan sampai Sir Alex Ferguson pensiun. Dia kemudian pergi ke West Bromwich Albion. Januzaj telah memenangkan Denzil Haroun Subtitution Team Player of the Year 2013, saat berusia 18 tahun. Ia bergabung dengan skuad tim utama pada 2013-14 saat laga pra musim, dan berhasil mencetak gol. Januzaj juga terlibat dalam pertandingan testimonial Rio Ferdinand namun United kalah 3-1 dari Sevilla. Namun, ia memenangkan penghargaan Man of the Match saat ia membuat assist untuk gol tunggal United. Pada 11 Agustus 2013 Januzaj memulai debut untuk Manchester United melawan Wigan Athletic di FA Community Shield 2013 setelah masuk menggantikan Robin van Persie. Dia membuat debut lagi di Liga Premier sebulan kemudian, datang sebagai pengganti di menit 68 untuk Ashley Young dalam kemenangan kandang 2-0 atas Crystal Palace pada tanggal 14 September. Pada tanggal 5 Oktober 2013 saat menjadi starter pertama untuk klub di Premier League, Januzaj mencetak dua gol saat United mengejar ketertinggalan dan mengunci kemenangan 2-1 atas Sunderland dan mendapat penghargaan Man of Match. Pada Juni 2013, Marc Van Geersom, mantan pelatih Belgia U-18 dan U-19, menyatakan bahwa Januzaj telah beberapa kali menolak panggilan dari timnas Belgia, karena ia lebih suka bermain untuk Albania. Pelatih Albania, Gianni De Biasi menyatakan bahwa Januzaj adalah bakat besar, ia dan federasi Albania sedang menunggu saat yang tepat untuk berbicara dengannya dan mempersiapkan dia untuk bergabung dengan timnas Albania.

Read more at http://uniqpost.com/profil/adnan-januzaj/

Kiat Sehat dan Aman Menjaga Kesehatan Jantung

Menjaga kesehatan jantung
Sebelum membahas kesehatan jantung, mari kita simak lebih dulu apa itu jantung. Apa yang pertama kali terlintas di benak Anda ketika mendengar kata "jantung"?
Jantung adalah organ yang tetap aktif bahkan selama kita tidur. Oleh karena itu, kita tidak boleh menyepelekan kesehatan jantung jika ingin berumur panjang dan selalu sehat.
Kita bisa membiasakan diri berolahraga secara teratur dan mengonsumsi makanan sehat. Kesehatan jantung sangat erat kaitannya dengan apa yang biasa kita makan.
Serangan jantung dapat terjadi jika pembuluh darah tersumbat oleh lapisan lemak sehingga aliran darah menjadi terhambat. Lemak dibutuhkan sebab lemak juga merupakan sumber energi.
Namun, jika kadarnya berlebihan dalam tubuh, lemak dapat menjadi sumber masalah kesehatan yang serius termasuk bagi jantung.  Oleh karena itu, sungguh bijak jika kita mengurangi asupan makanan berlemak.
Pepatah mengatakan "an apple a day keeps the doctor away." Maksudnya, buah-buahan sangat penting kita konsumsi sehari-hari, khususnya jika ingin menjaga kesehatan jantung.
Sayuran juga sangat dianjurkan bagi kesehatan jantung. Buah dan sayur mengandung banyak serat, vitamin, dan mineral untuk mempertahankan kesehatan jantung. Jadi, atur ulang menu harian Anda agar mencukupi kebutuhan nutrisi sehari-hari.
Gandum utuh merupakan menu wajib bagi Anda yang menjalani diet rendah karbohidrat. Namun, mengonsumsi gandum utuh juga bermanfaat bagi kesehatan jantung karena dapat membantu tubuh mengontrol kolesterol serta tekanan darah.
Makanan yang mengandung gandum utuh itu rendah lemak dan kaya akan vitamin. Sebuah penelitian mengungkapkan, makan gandum utuh tiga kali sehari dapat mengurangi resiko terkena serangan jantung.
Jika susah mendapatkannya atau harganya relatif mahal, maka bisa diganti dengan ketela pohon. Bawang putih dan minyak zaitun juga berkhasiat untuk kesehatan jantung.
Terpenuhinya kebutuhan tubuh akan air putih juga wajib dilakukan bagi Anda yang ingin memelihara kesehatan jantung. Banyak sekali artikel dan pariwara yang menyerukan pentingnya minum delapan gelas air putih per hari.
Dengan adanya cairan yang cukup, maka aliran darah dan pencernaan menjadi lancar. Sekali lagi, hal ini sangat baik bagi kesehatan jantung. Selain menjaga pola makan, olahraga teratur juga sangat esensial bagi kesehatan jantung.
Memang, bagi sebagian masyarakat urban yang hampir seluruh waktunya dihabiskan di tempat duduk kantor dan depan layar komputer, hal ini cukup sulit. Namun, tidak ada salahnya mencoba.
Bangun lebih pagi agar bisa jogging di sekitar tempat tinggal selama 30 menit sudah cukup bagi kesehatan jantung. Jika waktu Anda masih tidak memungkinkan, pergunakanlah sepeda untuk ke tempat kerja. Masih tidak bisa? Anda bisa memanfaatkan tangga untuk menjangkau ruang kerja.
Saat libur, manfaatkan untuk aerobic atau fitness. Jika ingin berolahraga berat seperti sepak bola atau bela diri, harus dilakukan setelah pemanasan dengan bimbingan instruktur atau teman.
Olahraga lain seperti berenang juga bagus bagi kesehatan jantung. Intinya, apapun aktivitas kita, usahakan untuk sering bergerak dan sediakan waktu untuk berolahraga demi kesehatan jantung.
Anda perokok? Hentikan kebiasaan tersebut. Apabila tidak bisa sekaligus, maka hentikan secara bertahap demi kesehatan jantung anda. Merokok memang merilekskan namun, sangat membahayakan.
Selain itu, rokok mahal. Daripada untuk rokok, lebih baik uang kita simpan untuk membeli buah-buahan. Jangan lupa tidur efektif. Ini penting bagi kesehatan jantung agar dapat bekerja secara optimal.
Mengonsumsi herbal juga sangat membantu dalam perawatan jantung Anda. Herbal seperti Noni Juice atau Sarang Semut patut Anda pertimbangakan sebagai solusi pencegahan dan pengobatan yang efektif dalam menjaga kesehatan jantung Anda. Sekali lagi, mencegah lebih baik daripada mengobati. Sayangi jantung Anda demi kehidupan Anda!

sumber: http://www.deherba.com/kiat-sehat-dan-aman-menjaga-kesehatan-jantung.html